Jumat, 05 Februari 2010

Anak Alay

Pernah mendengar julukan tersebut? Julukan tersebut diberikan kepada seseorang yang hidupnya agak (mohon maaf agak kasar) "kurang beres" kehidupannya. Bisa dilihat dari bahasa dan tulisan yang mereka gunakan. Contoh: jika dalam bahasa Indonesia (dengan EYD) tertulis aku, mereka mengacaukannya dengan aq. Contoh lain: jika dalam bahasa Indonesia (dengan EYD) tertulis kamu, mereka mengacaukannya dengan qm atau qmu.

Akhir-akhir ini, orang-orang seperti mereka sudah meluas ke berbagai daerah. Entah apa yang dipikirkan oleh mereka sehingga mereka bisa membuat bahasa dan tulisan sekreatif itu (kreatif di sini berarti kreativitas yang negatif: membuat bahasa semakin kacau). Ini hampir sama ketika bahasa dikacaukan oleh suatu bangsa. Kisah ini dimulai dengan hanya ada satu bangsa di Bumi. Kemudian, beberapa dari mereka pergi ke Timur untuk membuat kota dengan batu bata dan menara yang puncaknya sampai ke langit. Mereka kemudian mencari nama untuk bangsa yang baru mereka bangun agar mereka tidak terserak ke seluruh Bumi. Beberapa saat setelahnya, Tuhan turun untuk melihat kota yang mereka bangun. Dia berkata bahwa ini baru permulaan dari usaha mereka. Dan Dia akan membuat semuanya tidak terlaksana. Oleh karena itu, Dia mengacaukan bahasa mereka sehingga tidak ada yang mengerti. Akhirnya, mereka terserakkan oleh Tuhan ke muka Bumi dan berhenti membuat kota tersebut dan dinamainya Babel. Anak-anak alay sebenarnya juga berasal dari kisah ini. Perbedaannya, mungkin dari antara kita ada yang mengerti bahasa mereka [meskipun mirip dengan (mohon maaf, agak kasar) bahasa planet…] dan anak-anak alay belum berniat untuk membuat kota "alay".

Akan tetapi, jika kita memiliki iman yang kuat dan percaya kepada Tuhan, Tuhan akan memberikan pengertian apa arti bahasa alay tersebut kepada kita.

Tuhan YESUS memberkati.

Catatan:

Anda dapat membantu mengubah artikel ini untuk hal-hal positif.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar