Anda mungkin pernah mendengar lagu yang berjudul "Lelaki Buaya Darat" dan "Wanita Racun Dunia". Kedua lagu tersebut sebenarnya merupakan suatu penghinaan terhadap lawan jenis. Dan saya juga agak kurang tahu mengapa kedua lagu tersebut beredar luas di masyarakat, padahal isinya merupakan hinaan terhadap lawan jenis.
Coba Anda bayangkan, Tuhan sudah membuat pria dan wanita menurut gambar-Nya. Tuhan melihat bahwa keduanya hidup secara baik. Tapi oleh manusia dikacaukan sehingga akhir-akhir ini banyak pria dan wanita yang tidak pernah akur. Padahal, wanita dan pria merupakan satu-kesatuan sehingga keduanya dapat saling melengkapi, bukan saling menghina. Dapatkah Anda membayangkan, jika Tuhan Yesus menghina wanita dan Bunda Maria menghina pria. Apa yang terjadi? Pasti kacau balau, bukan?
Sebenarnya, kita boleh saja mendengar lagu-lagu dunia. Tapi kita juga harus berpikir secara rasional untuk menyukai lagu tersebut: apakah lagu tersebut hanya untuk menghibur atau untuk menghina seseorang? Kalau tujuannya untuk menghibur, tentunya bukan menjadi masalah untuk menyukai lagu tersebut. Tapi kalau tujuannya untuk menghina seseorang, jangan sekali-kali menyukainya karena akan timbul masalah yang sangat besar setelahnya. Oleh karena itu, berpikirlah secara rasional dalam memilih lagu-lagu dunia. Tapi tidak menutup kemungkinan untuk berpikir secara rasional dalam memilih lagu rohani (ini akan di-posting di entri berikutnya).
Tuhan Yesus memberkati.
Catatan:
Anda juga dapat membantu memperbaiki artikel ini melalui chat box atau halaman komentar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar