Selasa, 09 Februari 2010

Kesaksian Ibu Ratna Rotua Marpaung (GBI Cibubur): Janin Mati Hidup Kembali


Jumat, 8 Desember 2006, adalah hari yang tidak bisa saya lupakan karena menerima vonis dokter bahwa kandungan saya yang berusia 8-9 minggu dinyatakan tidak berkembang. Seharusnya sesuai usia kandungan, panjang janin 27 mm tetapi ini hanya 22 mm. Selain itu tidak ada detak jantungnya atau dengan kata lain janin saya sudah mati. Dokter lalu memutuskan bahwa saya harus dikuret, tetapi akan dilakukan 1 minggu kemudian bila tidak ada perkembangan dan saya harus siap untuk itu.
Saya sempat memiliki riwayat kehamilan yang buruk. Anak kedua meninggal dengan kasus sama. Janin tidak berkembang, pada usia kehamilan 3,5 bulan tahun 2005.
Saya keluar dari klinik dengan pikiran kalut karena berpikir akan mengalami kejadian serupa seperti tahun lalu. Saya juga bingung harus mengatakan apa kepada suami. Dia suka mencium perut saya sambil berkata pada janin itu seolah-olah dia anak perempuan yang sedang kami nanti-nantikan. Padahal kami belum tahu jenis kelaminnya. Tapi hari ini saya harus mengatakan padanya janin itu sudah mati.
Esok hari saya menghubungi ketua COOL beserta istrinya untuk sharing dan berdoa. Disarankan oleh ketua COOL agar saya dan suami menghadiri Ibadah ke-3 GBI Cibubur pukul 17.00 WIB di Ruko Raffles Hill.
Pada Minggu, 10 Desember 2006, kami mengikuti ibadah. Selesai itu, kami didoakan. Saya merasakan pengurapan Tuhan mengalir dari kepala ke seluruh tubuh. Seorang ibu memeluk saya dan berkata, "1, 2, 3! Hai bayi yang mati bangkitlah, hiduplah kembali!"
Baik pengerja dan khususnya teman-teman COOL, terus mendoakan kami serta menghubungi lewat telepon selama masa penantian sampai hari dimana saya direncanakan akan dikuret setelah pemeriksaan membuktikan tidak ada perkembangan.
Ketika hari itu tiba, saya datang lagi ke klinik untuk di-USG oleh dokter. Betapa gembiranya saya waktu dokter mengatakan bahwa janin berkembang sempurna dan detak jantungnya terdengar! Puji Tuhan!
Teruslah bergantung dan berserah kepada Tuhan. Jangan lupa untuk berbagi bersama saudara-saudara seiman khususnya teman-teman COOL untuk saling menguatkan dan mendoakan.
(Kesaksian telah ditayangkan pada acara "A Time for Healing" di Indovision-TBN Channel 95)

1 komentar:

  1. Hallo, saya trisiana. saya sedang hamil anak ke 2 kasusnya sama dengan anda.saya sedang menantikan jawaban pasti dokter stl saya disuruh menunggu 2 minggu. hari ini saya harus kembali ke dokter. semoga muksizat yang anda dapatkan terjadi padaku.aku sungguh berharap akan anak ini.semoga mukzizat tejadi padaku, agar nama Yesus dimuliakan melalui aku.Tolong Tim doa cool menolong saya mendoakan saya seperti ibu diatas. saya berjanji untuk bersaksi bila saya mendapat mukzisatnini. amien

    BalasHapus